Bergabung di Kirab Santri, FOKMI Universitas Semarang Bagikan Buku Gratis

0
57

Pustakacompass.com, Semarang – Mendukung dan mensukseskan Hari Santri Nasional, Mahasiswa Universitas Semarang (USM) yang tergabung dalam UKM Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (Fokmi) turut bergabung pada Kirab Santri di Semarang bersama ribuan santri. Ahad, 22 Oktober 2017.

Acara kirab tersebut merupakan bagian dari Puncak Peringatakan Hari Santri Nasional (HSN) yang diselenggarakan PCNU Semarang bekerjasama dengan wali kota. Sebelum acara dimulai diadakan tahlil terlebih dahulu di area makam pahlawan Giri Tunggal. Kirab santri digelar dari taman makam pahlawan Giri Tunggal dilanjutkan kirab menuju lapangan Pancasila Simpanglima Semarang.

Tidak hanya hadir mengikuti rangkaian acara, FOKMI juga membagikan buku gratis terbitan Pustaka Compass. Sebagaimana yang dikatakan Imam, “Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai santri mahasiwa. Karena kita akademisi, membagikan buku adalah hal yang bisa kita lakukan”, ujar mahasiswa jurusan politik tersebut.

Pada pagi harinya, acara dimulai dengan tahlil yang dipimpin Habib Umar Muthohar dan dihadiri Walikota Semarang, beserta sejumlah ulama besar di kota Semarang dilanjutkan prosesi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, dengan ditetapkannya Hari Santri pada 22 Oktober berarti pemerintah telah mengakui eksistensi para santri.

“Hal ini tentu saja harus dimaknai dengan baik oleh para santri, yakni apresiasi ini dapat menjadi pemicu dan pemacu untuk santri agar belajar lebih keras, bekerja lebih semangat menambah wawasan sehingga menjadi orang-orang yang sukses dikemudian hari,” katanya di tengah ribuan para santri.

Menurutnya saat ini bangsa Indonesia membutuhkan orang-orang yang cerdas dan jujur untuk menggerakkan bangsa ini agar bisa bersaing dengan bangsa lain.

“Prestasi tidak dilihat dari fisik saja. Ganteng, jelek, kaya atau miskin. Hari ini, semua itu harus disingkirkan. Prestasi itu sekarang, ya, pintar baca Alquran, pintar matematika, fisika, dan lainnya. Sehingga bangsa kita terus bergerak maju,” pungkasnya. (Tamizirin).

Comments

comments