Dra. Khofifah Indarparawansa Tentang “Masterpiece Islam Nusantara”

0
556
Saudara Milal Bizawie berhasil memaparkan terjalinnya jejaring Ulama-Santri yang selama ini mungkin tertutupi oleh interest politik dan golongan tertentu.
Dra. Khofifah Indarparawansa, Menteri Sosial RI

Buku berjudul “Masterpiece Islam Nusantara; Sanad dan Jejaring Ulama-Santri” karya Zainul Milal menerangkan secara cukup detail jaringan dan konsolidasi serta terbangunnya solidaritas sosial ulama-santri pada tahun sebelum kemerdekaan hingga pecahnya perang Diponegoro mulai tahun 1830-1945.

Buku ini juga mengungkap fakta sejarah lokal yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Tentu banyak hal yang bisa dipelajari dan direnungkan bagaimana para ulama dan tokoh masyarakat kala itu berjuang bersama masyarakat, membangun spirit kebersamaan dan pengembangan masyarakat yang nantinya mempersubur semangat kemerdekaan.

Buku ini secara akademik sosiologis berkontribusi untuk menyempumakan mozaik sejarah perjuangan bangsa yang belum banyak terungkap oleh sejarawan sebelumnya sebab fokus dari kajiannya justru dari aspek kemasyarakatan bukan pendekatan statis, berdasar penelusuran lokal bukan hanya aras umum nasional.

Sebagian buku sejarah -oleh berbagai pihak- diduga tersusun dan ditata oleh penguasa negara atau pemerintahan tertentu dengan motif hidenpolitic tertentu. Jadi buku ini juga merupakan rekonstruksi sejarah.

Sebagaimana diketahui banyak penulisan buku perjuangan bangsa yang sengaja ditulis melalui pendekatan statis approach yang menitik beratkan pelaku pelaku pemimpin formal negara bukan non state actor.

Bagi saya, buku ini akan sangat berguna bagi anak-anak kita, para pengembang masyarakat, serta untuk umat Islam di Indonesia ini agar mengetahui sejarah ulama-santri terdahulu sebagai non state actors yang telah banyak berkorban dalam menegakkan negeri tercinta ini.

Memahami kejuangan dari aspek kemasyarakata yang asli dan penuh liku-liku. Buku ini setidaknya mendorong pengertian bahwa bangsa ini tumbuh dan berkembang dalam berbagai aras kemasyarakatan bukan hanya aras formalitas pemerintahan.

Dari latar belakang penulis yang hidup dan berkembang di tengah-tengah organisasi kemasyarakatan dan Ke-Islaman, penulis buku ini mengungkap banyak aspek misalnya simpul-simpul gerakan anti-kolonialisme di berbagai tempat di Indonesia yang digagas dan dipimpin oleh tokoh tokoh lokal terutama tokoh agama.

Ini terjadi karena pemerintahan Indonesia yang formal belum lahir sehingga simpul gerakan ada pada masyarakat itu sendiri. Saudara Milal Bizawie berhasil memaparkan terjalinnya jejaring Ulama-Santri yang selama ini mungkin tertutupi oleh interest politik dan golongan tertentu saat zaman pendudukan Belanda dengan harapan masyarakat tak mendapatkan spirit kejuangan untuk cita-cita Negara yang adil damai dan sentausa sebagaimana yang
diperjuangkan oleh pendiri Negara pada tahun 1945 di kemudian hari.

Untuk saat ini penerbitan buku kajian ke-Islaman, ke-Indonesia-an seperti ini masih perlu diperbanyak dan diperluas aspeknya sehingga terdapat gambar mozaik perjuangan bangsa yang lebih lengkap dan sempurna.Selamat membaca. semoga buku ini bermanfaat.

Dra. Khofifah Indarparawansa, Menteri Sosial RI dan Ketua Umum PP Muslimat

Comments

comments