Syaikh Hasyim Asy’ari Pernah Didorong Jepang jadi Presiden ?

0
691

Pustakacompass.com, Ciputat Tangsel – Setelah berhasil menduduki bumi Indonesia, Jepang mengambil alih kekuasaan dan segera mendekati para tokoh pribumi. Ini dibahas oleh Zainul Milal Bizawie, dalam kesempatan diskusi di Islam Nusantara Center (INC), Sabtu (5/8).

Penulis buku “Laskar Ulama-Santri & Resolusi Jihad” ini mengatakan “Ketika Belanda kalah, Jepang sudah mengetahui siapa di antara tokoh di Indonesia ini yang paling memiliki pengaruh”.

“Jepang tahu yang paling berpengaruh adalah Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari”, tandas Milal.

Melalui utusannya, Jepang bertandang menemui Hadratus Syaikh. Karena beliau satu-satunya yang bisa menandingi para ningrat dan kelompok bangsawan dalam kewibawaan dan pengaruh.

Jepang memilih mendekati kelompok di luar bangsawan, daripada mendekati bangsawan yang dianggapnya sebagai pro kolonial Belanda.

“Di sinilah Pesantren dan kiainya diincar dan didekati”, ujar Milal yang juga penulis buku “Masterpiece Islam Nusantara” ini. Beberapa tahun sebelum mengusir kolonial Belanda, jelas Milal, Jepang telah mengirim informannya sehingga tahu kelompok-kelompok mana yang harus didekati.

Waktu itu Jepang sempat bertanya, ketika nanti dia kalah dengan Sekutu, kemudian harus keluar dari Indonesia ini, siapa yang pantas jadi Presiden memimpin Indonesia? “Dan yang paling pantas menjadi Presiden memimpin Indonesia ini adalah KH. Hasyim Asy’ari”, terang Milal.

Kemudian Jepang mengirim seorang sosialis bernama Maruto, seorang tokoh Murba, untuk menemui Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari. Maruto menyampaikan pesan dari seorang Jendral bahwa Jepang mendorong Mbah Hasyim Asy’ari untuk menjadi Presiden. Tapi mbah Hasyim menolak, dan setelah beberapa kali utusan tersebut datang, mbah Hasyim mengatakan “yang pantas memimpin Indonesia ini, bukan saya tapi Soekarno”.

“Karena itu, dengan dukungan Mbah Hasyim Asy’ari, Soekarno memperoleh pengaruh kuat dalam lingkungan pesantren dan kelompok Islam.” pungkas milal.

Hal ini menunjukkan bagaimana jaringan dan pengaruh kuat Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari. Serta peran beliau dalam menegakkan Republik ini. (Aditia).

Comments

comments