Ziarah Sejarah ke Empat Makam Habib di Tanah Betawi (1)

0
2546

Pustakacompass.com, Jakarta – Jelajah Nusantara Zainul Milal Bizawie di Jakarta, berziarah dan napak tilas sejarah di empat makam habaib lintas generasi. Antara lain Habib Musthofa bin Abdullah Al-Bahar, Datuk Ibrahim bin Tubagus Husain, Habib Muhammad Baghir bin Abdullah Alatas dan Habib Syekh bin Ali Al-Jufri.

Keempat habib tersebut merupakan beberapa dari ulama Nusantara , khususnya di Jakarta yang mempunyai peran strategis di masyarakat Betawi khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Datuk Ibrahim bin Tubagus Husain.

Tak banyak yang tahu bahwa di tanah Betawi banyak tokoh penyebar Islam awal. Salah satunya ialah Datuk Ibrahim Tubagus Husain.

Dalam perjalanan ziarah Jelajah Nusantara, Zainul Milal menuturkan bahwa Datuk ibrahim adalah keturunan dari Maulana Malik Ibrahim walisongo, merupakan salah satu pejuang yang membebaskan Jakarta. Pada waktu itu masih bernama sunda kelapa. Kala itu membantu perlawanan rakyat Sunda kelapa melawan Penjajah.

Setelah kerajaan Islam Demak terbentuk, para ulama yang waktu itu turut serta membangun kerajaan tersebut berpencar untuk melawan penjajah sekaligus menyebarkan Islam. Makamnya sendiri berada di sini, dikomlek masjid Jami’ Assaadah, Condet.

datukibrahimcondet-pustakacompassmilal-datukibrahim-jelajahnusantara

 

Makam Habib Musthofa bin Abdullah Al-Bahar

Makam Habib yang bernama lengkap Muftofa Bin Abdullah Bin Idrus Bin Soleh Bin Hasan Bin Soleh Al-Bahar ini terletak di komplek Masjid Jami Al-Baidho, Jl. Al Baidho Raya RT 01/RW 05, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung Jakarta Timur.

Menurut Milal, Habib Muftofa termasuk pejuang di zaman kemerdekaan. Ini menunjukkan bahwa kalangan habib mempunyai nasionalisme yang tinggi, cinta tanah air dan membela keutuhan bangsa dan negara.

 

masjid-albaidho-jelajahnusantara habibmustofa-albahar-milal-jelajahnusantaramilal-habibmustofa-jelajahnusantara-pustakacompass

 

Muhammad Baghir bin Abdullah Alatas

Makam Muhammad Baghir bin Abdullah Alatas terletak di belakang masjid Jl. Masjid RT 11 RW 09 Otista Raya Kel. Bidaracina, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur.

makam-habibbaghiralatas-jatinegaramuhammadbaghir-jelajahnusantara-pustakacompassmilal-muhammadbaghir-jelajahnusantara

 

Habib Syekh bin Ali Al-Jufri

Habib Syech lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 22 Juni 1940. Menginjak remaja ia mesantren di Malamg, Jatim, selama tahunan. Selepas dari pesantren ia langsung ke Jakarta dan terjun dalam bidang dakwah dan pendidikan.

photo733624206099589715Sejumlah lembaga pendidikan telah ia dirikan, antara lain: Pesantren Alkhairaat 1 (Condet Batu Ampar), Pesantren Alkhairaat 2 (Condet), Masjid dan Pesantren Yatim Alkhairaat (Pekalongan), dan Pesantren Daarul Fudholaa (Cibinong, Bogor).

Atas jasanya dalam bidang dakwah dan pendidikan ini, The Regents of Northern California Global University, Amerika Serikat, pada 28 Juli 2002 menganugerahi gelar Doktor Hanoris Causa (HC) kepada cucu dari pendiri Jam’iyyah Alkhairaat, Syech Habib Idrus Aljufri

milal-habibsyekhbinali-jelajahnusantaramilal-habibsyekhbinali-jelajahnusantara-pustakacompass

Comments

comments